Miftakhul Mutmainah

pixabay.com

Matahari menutup senja
Indah pesonamu merajainya
Frasa kata tak mampu bermakna
Teramat elok asmara dalam dada
Aduhai dinda malaikat jiwa
Karnamu tercipta oase cahaya
Hidup kekal dalam relung jiwa
Untuk ku bangun mahliga cinta
Lalu hidup dalam dekapan rasa

Manakala kutatap indahnya senja
Uraian kasih memancar seketika
Tanpa ada ragu tuk menyapanya
Meski terkadang luka membayangi
Akan tetapi hadirmu itu
Ibaratkan permata dalam lautan tinta
Namamu selalu terukir bak prasasti
Aduhai manis tiada peri
Hingga hati tak mau beranjak pergi

Karya: Hasan Abu Hamid

Malang, 03 November 2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *