Elegi Ibu Kota

Senandung hiruk pikuk metropolitan terdengar sudah
Menyimpan lakon, perihal para pengembara senja
Padanya tangis tangan-tangan kecil penyapu jalan
Mengais puing-puing kehidupan masa depan

Pagi buta, menutup mata para pejuang kasur
Sedang pemburu mentari disibukkan sesuap makan

pixabay.com

Belum lagi mentari menampakkan diri
Badan jalan disesaki banjir tunggangan besi
Memadati setiap sudut jalan tanpa basa-basi
Namun, tidak sedikit yang berpijak di atas kaki sendiri
Menghabiskan masa untuk mencari

Kayau air menghantui pemukim lahan rendah
Membisikkan bencana tiada dikira
Datang tanpa permisi
Menghabisi tanpa memilih
Meninggalkan air mata dramatisi

Elok rupanya hanya tabir
Terlihat namun menyilaukan para pemikir

Karya: Elmahfuzh

Kamar Kecil, 01 November 2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *