Transisi

pixabay.com

Ada kupu-kupu liar yang beterbangan di otakku
Tak bisa kuhentikan, walau sejenak
Ada sebuah misteri yang terakit dalam jendela sore
Kelambu yang terpampang beraroma kelu
Jika kau tahu suatu perniagaan yang dapat menukarkan keakuan
Maka akan kucari di sudut jalan petang nanti
Barangkali tak berpenghuni
Eja saja jarak dan berapa persinggahan tempat mengadu
Di sana lahirlah sebuah mobilitas dalam suatu kelalaian
Tak ingatkah saat kau menyesap hati yang kutangguhkan utuh?
Ada cinta di udara yang kau bayar
Lihatlah ke sana!
Sepucuk senyum yang dangkal airmata

Shofiyah

Jember, 30 Oktober 2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *