Kepada Al Kekasihku

Lebih dari semua yang kulakukan padamu. Tak terwakilkan oleh kata-kata, Al. Nyata dan mengakar, di rahim cinta kita. Kau harus tahu, spasi bukanlah perentang jarak. Tetapi, ia adalah penguat ikatan kasih sayang.

Sumatera-Jawa. Bukan masalah yang mesti kita risaukan. Karena jiwa kita telah melebur menjadi cinta yang satu. Cinta, yang tidak buta dan tidak pula tuli. Cinta yang mengikatkan kita kepada Yang Maha Cinta. Dari-Nya tercipta dan kepada-Nya jualah cinta ini akan kita labuhkan.

pixabay.com

Adamu di sana dan aku di sini, kuterima sebagai bincang riang kita di balkon setiap sore sebelum Maghrib. Berhadap-hadapan kita, saling menatap lembut dan teduh. Kau begitu sabar mendengarkan ceritaku yang berkarung-karung. Satu hal yang sangat pantas untuk kusyukuri, Al.

Dan aku, aku adalah lautan untuk menjadi muara bagi segala lelahmu. Kudekap engkau dalam damai, kehangatan yang tak pernah menjelma panas. Al, janganlah resah mengusikmu! Aku di sini, bersetia menjaga pintu rumah kita. Dan jendela. Semua yang selayaknya kujaga dengan hatiku. Berbahagialah Al, hingga saat-Nya nanti, kau akan datang. Menemuiku di balkon dengan buket mawar merah yang kau janjikan.

By Humairah Samudra

Sleman, 26 September 2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *