Penggerak Peradaban

Menguasa

Bertahta
Meraja
gebu nafsu kian menjelma
pada diri sang pemilik jabatan

jujur tak sudi
tak hadirkan gaji lebih
adil bukan pilihan
hukumnya hanya milik hartawan
setia pun enggan
memang berkerabat penghianatan

amanah?
selalu, pada kecurangan
peduli?
tentu, sekedar pada diri dan anak istri
maaf, rakyat tak punya arti
kontribusi?
pasti, tuk menjilat agar raih pundi-pundi

Lalu, harus apa?
Tenang, mereka bukanlah semua
Meski mewabah
Harapan masih ada

Maka, jangan apatis tersebab mereka
bukankah kau sang muda
penggerak perubahan
kunci pintu peradaban
bulatkan tekad
teguhkan hati
ikrarkan janji
ikuti koridor Ilahi
ikhtiarkan sepenuh kapasitas diri
mengabdi tuk ibu pertiwi.

Ana Ainul Syamsi

Sungguminasa, 24.09.17

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *