Kemarau

Sumur mengering adanya
Meski ia jadikan sumber mata air
Tak ada air yang memancar dari seluk beluk tanah
Hanya air mata tersisa di atas timba

pixabay.com

Sebut ini kemarau
Tanpamu pengguyur tanah gersang
Hujan! kau beranjak pergi menghilang
Kepergianmu membuat alam mencairkan rindu
Lekaslah pulang membawa bulir dan rintikmu
Agar tak ada lagi kemarau melanda

Oleh: Shofiyah
Jember, 23 September 2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *