Rindu Memburuku

Kala kutenggelam dalam hening. Terbesit senyummu yang indah tergurat di langit kamar. Bayangmu kian masuk dalam ilusiku.

pixabay.com

Puing-puing masa lalu berselerak memenuhi sudut ruang. Semakin memberatkan rinduku padamu. Semua seakan bercerita tentang kita dulu. Saat hari-hari dihiasi cinta.

Rindu ini terus memburu. Membawaku untuk bercengkerama dengan-Nya. Merapalkan bait-bait doa agar rindu sampai padamu.

Tenanglah di sana, Bu.

Oleh : Dho Hindun

Jambi, 20 September 201

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *