PULUHAN PURNAMA

 

Puluhan purnama kuterjaga
Liur-liur tumpah menuju telaga jiwa
Habiskan malam kurangkai ribuan kata

Sembilu-sembilu patah
Pagar-pagar rapuh dalam pagut angin dan malam
Tegak melumat sisa cahaya

Sempat kulontar tanya
Pula kubumbui dengan senyum cinta
Kuterima luka

Puluhan purnama kutinggal cerita
Dikepak camar-camar tua
Kulihat tubuhku kaku dalam langkah

Mendiang mutiara
Semerbak harum menyentuh-nyentuhkan dirinya
Menghantar jiwa ke surga

Oleh: Burung Gereja

Langit Purnama, 19 September 2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *