Seperti Kerinduan

Kita seperti sepasang bayang
Yang diabadikan senja meski gerimis mengaburkan siluetnya
Kita pun seperti lambai tangan pada kenangan
Dengan tabah mengekalkan perpisahan
Ah!
“Terlalu sakit mengungkap kenyataan,” katamu
Tapi itulah adanya
Aku terus saja mengoleksi senja di mataku
Tempat paling teduh
Di mana aku bisa menangis sepuasnya
Meski tak ada bayangku lagi di bola matamu
Kamu masih nama yang tak letih-letihnya
Kulirihkan dalam doa menjelang petang
“jadi?” kamu bertanya
Aku berterus terang akhirnya
Kita adalah pelangi yang hadir
Usai gerimis menyiram senja
di mana jejak terhapus
Yang kita tanam di persimpangan waktu
Ah!
Kau seperti keabadian yang berwujud hantu

Oleh: Winda Efanur Fs

Cilacap, 07 Desember 2016

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *