“SEPI MENGALIR”

 

Angin syahdu berbisik lirih
Mengisi setiap ruang kosong
Mengusik ketenangan hati
Rintik mulai menangisi

Cahaya mentari menyelip dalam pekat awan hitam
Gemerincik hujan menyapa
Membuat lamunan segala angan kembali datang
Angan kembali bercanda dengan ingatan yang telah lalu

Pintaku hujan…
Basahilah semak-semak berduri yang telah lama mendamba dirimu
Tepislah, sapu pula segala lara hati yang mengganggu setiap insan yang sendiri
Pun terbelenggu dalam sepi

Oleh: Imsiyah Holifatus S. 

Bangkalan, 17 September 2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *