Demi Surga

 

Jemari kisutnya melipat-lipat sikah
dan diselipkan masuk pada lubang persegi panjang
kecil, yang dibaliknya ialah ladang pahala

Ia mengintip sedikit ke lubang itu
celah cahaya surga yang ia damba
dalam doa di hari-hari tua

“Itukah surga, Tuhan?” dilihatnya lipatan sikah
sekejap tumbuh berbunga, sebegitu ranum
Ia mencium bau surga.

Seorang mendekatinya dan bertanya,
“Melihat surgamu lagi ya, Wanita Tua?”

Ia mengangguk, melepih bibirnya sembari
mata terpejam mengkhayal keabadian

“Aku berjualan sayur-mayur, dan sebagian laba
kutabung untuk masuk surga, Anak Muda,” kata-kata
melesat dari lepih bibirnya yang tak lagi
mengeluh lelah. Wanita Tua itu, sekali lagi,
mengintip ke lubang cahaya, sudah serimbun apa
pahalanya di ladang itu.

Kharisma De Kiyara 
Magetan, 15 September 2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *