Ungkapan Seorang Gadis

Langit, masihkah engkau ingat wajah gadis kecil yang menatapmu dari beranda rumah? Ia jadikan kesiur angin malam sebagai kawan, lantas bola matanya yang ranum menelan tubuhmu. Kerlip lampu kota dijadikannya bingkai malam, dan kau adalah rupa terpenting di dalamnya.

Pernah ia meringkuk di bawahmu, meratap sangsi kepada keputusan yang baginya kurang tepat, tak rela dua langkah yang membuatnya melangkah, menjauhi tempat peristirahatan. Yang ia paham hidangan di meja makan tidak begitu penting, ia menginginkan seseorang memberinya satu kecupan, lantas ia akan mengungkapkan kalimat sederhana yang bermakna luar biasa.  Kalimat yang mampu meranggaskan dedaunan, meruntuhkan bangunan megah, menghancurkan pondasi-pondasi kokoh, merombak kecantikan taman, bahkan mampu mengundang badai, menggulung langit, merontokkan bintang-bintang di angkasa. Langit! Kau tahu? Gadis itu membekap harapannya di punggung rumah tua.

Kini usia gadis itu berkurang, wajahnya menyuratkan kedewasaan, air matanya adalah luluran kecantikan yang dianugerahkan zaman padanya. Bulir-bulir yang meluncur akan mencetuskan sebuah senyuman mungil di bibir-bibir kesunyian. Lantas waktu ini, ia duduk di bangku kosong berteman rindu yang diangkutnya dari masa silam, jika divisualkan maka akan menjadi bendungan besar perasaan yang penuh dengan derai-derai air mata. Lantas bendungan tersebut muntah menjadi ungkapan kalimat yang meluber ke penjuru arah. Di bawah langit tuamu ini, gadis itu hendak melontarkan sebaris kalimat yang ditahannya bertahun-tahun lamanya. Perlahan ia menuntun bibirnya, mengalunkan pita suaranya, lembut namun menyakitkan, membuat malam serasa dialiri kesedihan yang tak berujung, membuat langit menghilangkan rona birunya, bahkan rembulan juga Bintang memilih bersembunyi menutup telinga, tak kuasa mendengar suara yang membuat alam raya bergetar.

“Bu, peluk aku! Aku merindukanmu. Aku mencintaimu.”

Darah Mimpi

Magelang, 13 September 2017.

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *