September Hari Ke tiga Belas

Tangis mekar bulan ini, hadirmu menguras peluh, meretas di kening Ibu, kau menjerit memohon perhatian, meratap di atas gendongan, dua kaki mungilmu hendak menendang angan, jemarimu tak sabar menggenggam impian, cerahnya bola matamu tidak ingin menunggu lama untuk menyaksikan timbul tenggelamnya bola pijar.

Kemudian kau membangun istana di hati Ibu, memekarkan satu tangkai keharuan di atas kesakitan, ia merasa bangga karena rahimnya pernah dihuni malaikat cantik sepertimu.  Malaikat yang memberikan tangis cinta pada bulan september hari ke tiga belas.  

Kau adalah bunga yang diharapkan menjadi buah permata, terapalkan dalam doa tentangmu yang kelak menjadi pujaan dunia, melambungkan fana dan luka-luka insan di bahumu, menghapus pilu-pilu yang membirukan perasaan keluargamu, kau tercipta untuk menganakkan keberuntungan, merindangankan ranting-ranting kebahagiaan, yang kelak akan memiliki cabang penderitaan. Namun itu tak mengapa, sebab adamu cukup berharga.

Selamat ulang tahun Viga Puspita Candra, semoga kau dapat menjadi teladan bagi banyak insan di muka bumi ini.  

Darah Mimpi

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *