Dalam Lagu

 

Ritme nada memang tak seluruhnya baku
Tempo dan jeda tak seterusnya harus padu
Kadang aku termangu
Mendengarkan lagu bisu

Bukan aku tak bisa menikmati irama sebuah lagu
Tapi memang aku tunarungu

Lalu untuk apa kau bernyanyi menderu-deru
Di dekat kupingku?
Menyanyikan kebodohan orang lain dengan nada angkuh
Menyanyikan kelicikan teman dengan nada sumbang
Menyanyikan kekejian umat lain dengan nada tinggi
Namun hitam dalam dirimu kau tutupi dengan pujian merdu dari pendukungmu

Tak perlu menyumpal telingaku dengan laguku
Karena sekali lagi aku tak akan mendengarmu

Kalau kau berani
Nyanyikan sumpah serapah kebaikanmu di depan tuhan
Atau justru kau akan menyanyikan rintihan kepedihan di dalam kubangan jahanam

Oleh: Maryamah Hasna

Malang, 10 September 2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *