Selembut Salju

 

Perlahan kuberjalan

Menapaki keluh kesahmu

Tak lupa sebuah kantung kecil

Menemaniku dalam perjalanan

Secara perlahan kantung itu terbuka

Perlahan namun pasti

Butir butir kecil nan indah

Terbang bak kapas ringan

Yang tak pernah berhenti  melayang

Dan selalu setia menemaniku

Baik sedih maupun senang

Baik terjatuh maupun bangkit

Seakan tak ada habisnya

Butir butir itu melayang

Tanpa sadar butir itu mulai menipis

Dan tujuanku sudah di depan mata

Sumber : Google

 

Terima kasih ayah dan ibu

Kasih sayangmu telah mengantarku

Jauh hingga ke tujuanku

Walaupun tak sebanyak dulu

Kasihmu masih kuingat

Bak salju lembut yang turun

Tanpa henti berjatuhan

Tanpa takut akan halangan

 

Dhirgama  Faiq

Bogor, 2 September 2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *