Aku melihatmu di antara hiruk pikuk manusia Juga di rimbun rindu yang menyesakkan dada Aku menyaksikanmu bergelayut dalam juntaian jingga Juga di celah dilema saat harus melangkah Tapi Aku tak menemukanmu dalam ruang pikirku Hingga huruf tak ( lagi ) …
Jika dunia ini akan sirna Mengapa engkau masih merasa nyaman di dalamnya? Wahai anak manusia Bagaimana kau akan menyikapinya Antara godaan, cobaan, rintangan dan kesenangan dunia Seorang mukmin di dunia seperti orang asing Tak pernah risau terhadap hal berbau duniawi, …
  Gemercik kalimat tauhid mengalun lembut ke dasar hati Hening malam membawa kerinduan Mendamba atas keagungan kasih sayang Tuhan Sederet pohon merindangkan daun-daun Kala Tuhan berkata padanya Hamparan lautan melirihkan deru ombak Kala tuhan meraup serpihan airnya Penghuni alam rimba …
/1/ Ada harap, nan jua tanggung jawab di bawah kakimu, pemimpin negeri. /2/ Dari pilihan pemilu jadikan jubahmu berarti, semoga mulia menjalani amanah penduduk negeri. Dari jemari rakyat, harap bersimpah ruah nyata janji; keadilan, kedamaian, dan kesejahteraan tak bedakan kaum …
Keling dikelang pejam merejam keputusasaan Aku ingin hilang, ketika sembilu memburu dalam gelap menderap Jika tenggelam pilihan membungkam napas Aku akan terbang memilih menderu suara Dunia ini tak adil bagi orang kecil sepertiku Mengais sampah memakan bangkai yang telah dimakan …
Hadirmu penerang cakrawala dunia Ciptakan peradaban penuh gempita Pancaran cahyamu wujudkan masa depan penuh warna Tanpamu hampa hidup tiada makna Aksara tak ‘kan terjamah oleh indera Gemerlap masa depan tak terlukis dalam goresan asa Hadirmu bak penerang gulita Engkaulah tombak …
.Dalam dekapan rindu yang membalut luka Tanyakan hati entah mengapa sebabnya Kidung asmara ‘tak lagi merdu Kini menjadi sendu…. Bidadaraku masih tetap Ayah Memberi cinta tanpa meminta Hikayat kenangan ‘tak ada pahitnya Seringkali ‘ku berandai masa depan Yang ‘ku yakini …
Hati-hati dengan hati Awas jatuh hati Terluka sesal diri Terjatuh dalam palung hati Terlena akan hati Menjadi sakit hati Iba mengasihi Siapa yang dicintai? ‘Tak lagi bernurani Dia telah membenci ‘Tak lagi mencintai Lihatlah diri! Kemana lagi ‘kan kembali? Hati …
Besok pagi, Aku tahu sudah akan ada laki-laki Yang mengecup pipi meronamu Bahkan jauh sebelum aku mengucapkan selamat pagi Sesudah itu, Seperti sedia kala kau akan pergi bekerja Pekerjaanmu adalah mencetak ulang ingatan Tapi bukan aku, bukan pula engkau. Selepas …
Tiap pagi bangun Ke kamar mandi Membasuh diri Dan menjatuhkan diri Pada alas yang dibentangkan bumi di antara langit yang dicari mana batasnya Pagi dianugrahi indahnya bunga matahari Yang alangkah terkejutnya Aku tak pernah menyadari Apakah sama jumlah bijian cahaya …